Jelajahhukum.com|Bandung Barat — Memasuki hari kelima pascabencana tanah longsor yang melanda wilayah Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, duka masih menyelimuti warga yang kehilangan tempat tinggal dan harus bertahan di pengungsian. Di tengah kondisi penuh keterbatasan itu, kepedulian dan solidaritas terus mengalir dari berbagai pihak.
Salah satunya datang dari komunitas Lendeng N’ D’ Gank , yang kembali menunjukkan wajah kemanusiaannya dengan turun langsung membantu para korban terdampak bencana. Melalui Lendeng N’ D’ Gank Chapter Selatan, bantuan kemanusiaan disalurkan sebagai bentuk empati dan kepedulian terhadap warga yang hingga kini masih berjuang melewati masa sulit
Ketua Lendeng N’ D’ Gank Chapter Selatan, Reza, menyampaikan bahwa aksi sosial tersebut lahir dari panggilan nurani untuk hadir di tengah masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
“Di hari kelima ini kami ingin ikut meringankan beban saudara-saudara kami yang terdampak longsor di Pasirlangu. Bantuan ini mungkin tidak seberapa, tetapi kami berharap bisa memberi manfaat dan menjadi penyemangat bagi para pengungsi agar tetap kuat menghadapi cobaan,” ujar Reza, Rabu (28/1/2026).
Ia menegaskan bahwa kegiatan kemanusiaan ini merupakan komitmen Lendeng N’ D’ Gank untuk selalu berada di tengah masyarakat, tidak hanya dalam situasi normal, tetapi juga saat duka dan bencana melanda.
Bantuan yang disalurkan diterima langsung oleh para pengungsi dan relawan di lokasi pengungsian. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa tanggap darurat, sekaligus menjadi bukti bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi musibah ini.
Aksi solidaritas yang dilakukan Lendeng N’ D’ Gank bersama berbagai komunitas lainnya diharapkan dapat terus berlanjut hingga kondisi warga benar-benar pulih dan kehidupan kembali berjalan normal. Di tengah reruntuhan dan kesedihan, kepedulian menjadi cahaya yang menumbuhkan harapan baru bagi Masyarakat Pasirlangu.
(Kabiro Bandung: Iksan)


Social Header